Penting! Kenali Informasi Vaksin Rubella yang Menjamin Kekebalan Tubuh


Sejatinya, terdapat vaksin wajib yang diberikan pada anak-anak dan ada vaksin tambahan yang diberikan. Salah satunya vaksin Rubella sebagai pencegahan infeksi rubella, apalagi anak-anak maupun orang dewasa bisa terkena infeksi rubella lantaran kondisi lingkungan atau faktor keturunan.

Vaksin tambahan tersebut dapat diberikan secara subkutan atau s.c atau secara intramuskular atau i.m. Bahkan jika sebuah negara terdapat angka kasus penyakit campak yang tinggi, vaksin bisa diberikan saat usia 9 bulan. Tetapi jika kasus campak tak terlalu tinggi, anda bisa memberikan anak vaksin di usia 12 sampai 15 bulan.

Dosis Yang Tepat Pemberian Vaksin Rubella

Vaksin untuk mencegah rubella menjadi solusi cerdas masyarakat. Dengan begitu kekebalan tubuh terjaga walaupun kondisi lingkungan kurang mendukung, yang terpenting adalah memperhatikan jadwal imunisasi MR atau vaksin lain sehingga hasilnya efektif. Agar anda tak ragu memberikan vaksin rubella untuk buah hati, berikut ada dosis tepat. Jadikan informasi dosis pemberian vaksin agar tak ada keraguan, yaitu:

Anak-anak

Dosis vaksin rubella untuk anak-anak adalah 0,5 ml. Diberikan secara s.c atau i.m, pastinya diberikan sesuai jadwal imunisasi yang diarahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia. Sebagai orang tua, wajib berpikiran positif walaupun ada orang lain yang menganggap vaksin rubella tidak diperlukan.

Apalagi, zaman sudah modern dan tiap daerah terdapat tempat pemberian vaksin. Jika tempat tinggal anda di Yogyakarta, bisa melalui vaksin Yogyakarta karena sudah terpercaya. Tim perawat dan dokter akan memberikan pelayanan terbaik pasien tanpa memandang kasta, pastinya masyarakat dapat berkonsultasi mengenai pentingnya pemberian vaksin tambahan.

Dewasa

Sementara vaksin rubella untuk dewasa diberikan dengan dosis 0,5 ml secara sc atau im. Tetapi untuk dosis kedua harus memperhatikan jarak pemberiannya, yaitu sekitar 28 hari sehingga tak ada efek samping yang muncul. 

Perlu diketahui, wanita hamil kini diberikan vaksin rubella loh. Tujuannya agar janin tidak ada penyakit bawaan atau mengalami infeksi rubella, walaupun masih di dalam perut tetapi kesehatan dan imunitasnya wajib diperhatikan. Apalagi janin bisa tertular penyakit rubella yang diderita ibu sebelum hamil, alhasil vaksin tersebut penting diberikan.

Setelah mengetahui dosis pemberian vaksin rubella, usahakan memahami efek samping. Tujuannya agar orang tua tetap tenang jika ada perubahan tubuh usai pemberian vaksin. Untuk itulah dibawah ini ada efek samping yang harus diketahui, diantaranya adalah:

Terjadi demam

Terkadang, orang tua yang awam mengenai pentingnya vaksin akan marah jika buah hati mengalami demam usai divaksin. Alasannya karena harga vaksin MR mahal sehingga harapannya tak ada efek samping. Tetapi apapun vaksin yang diberikan, demam menjadi efek samping secara umum.

Perlu diingat, demam bukan berarti vaksin gagal melindungi anak dari infeksi rubella. Justru imunitas dan organ tubuh tengah beradaptasi dengan keberadaan vaksin tersebut. Alhasil, nantinya bermanfaat untuk anak tatkala infeksi rubella mengintai. Dengan begitu anak kebal terhadap serangan penyakit rubella dan campak.

Ruam kulit

Vaksin Yogyakarta hadir melayani masyarakat sekitar Yogyakarta agar mendapat vaksin rubella sesuai anjuran dokter. Tetapi sebagian masyarakat tak dapat mendatangi lokasi lantaran kesibukan yang padat, untuk itulah HaloDoc menjadi solusi tepat untuk konsultasi. Anda bisa berkonsultasi secara online melalui Smartphone, tim dokter HaloDoc sudah berpengalaman dan siap menjawab semua pertanyaan dan keluhan yang diderita.

Hebatanya lagi, anda bisa membuat janji dengan dokter. Pastinya dokter yang direkomendasikan sesuai penyakit yang diderita, caranya pun mudah. Cukup download aplikasi HaloDoc dan jelajahi sub menu dan fitur lengkapnya. Bahkan tim dokter bisa merekomendasikan lokasi pemberian vaksin rubella sesuai tempat tinggal anda.

No comments for "Penting! Kenali Informasi Vaksin Rubella yang Menjamin Kekebalan Tubuh"